TABLIGH AKBAR 2 Romadhon 1446 H / 2 Maret 2025 – PDA SUKOHARJO
Pada hari Ahad 2 Ramadhan 1446 H atau 2 Maret 2025 telah diselenggarakan Tabligh Akbar oleh Pimpinan Daerah Aisiyah (PDA) Sukoharjo yang mengambil tempat di Dukuh Bancakan Desa Puhgogor Kecamatan Bendosari Sukoharjo. Tabligh Akbar ini dihadiri oleh 2000 peserta yang merupakan warga Aisiyah dari 12 Cabang maupun Ranting-ranting di Sukoharjo beserta masyarakat sekitar. Tempat perhelatan Tabligh Akbar ini sampai tidak dapat menampung semua peserta. Sebagian mereka ada yang di jalan di depan arena, dan sebagiannya lagi di serambi-serambi rumah warga terdekat. Mereka hadir dengan moda transportasi berupa 2 buah bus, 10 sepur kelinci, 60 mobil pribadi, 450 motor, serta pejalan kaki bagi peserta area sekitar. Hadir pada acara ini tamu undangan, pinisepuh, tokoh masyarakat, RT RW dan Lurah Desa Puhgogor beserta jajarannya, Camat Bendosari dan jajarannya, Ketua PDM Sukoharjo (Bp Jumali, S.Ag., M.Si.), Pimpinan Harian PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Sukoharjo, Ketua PDNA (Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisiyah) Sukoharjo, Ketua IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) Sukoharjo, seluruh pimpinan Aisiyah – Pimpinan Daerah, Pimpinan Cabang dan Ranting, Pewakif Tanah untuk Klinik Aisiyah Bapak Karsidi, M.Pd., Ormas Perempuan, Kepala Puskesmas Bendosari, Kepala Dinas Kesehatan Sukoharjo, beberapa anggota DPRD Kab. Sukoharjo dari Fraksi PDI Perjuangan, Ibu Bupati Sukoharjo – Ibu Hj Etik Suryani dan wakil.
Acara dimulai pada pukul 08.45 dan selesai pada pukul 11.00. Acara diawali dengan Pembukaan; Pembacaan Kalam Ilahi; Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Sang Surya, Mars Aisiyah; Sambutan Pimpinan Daerah Aisiyah Sukoharjo, Sambutan dan Doa dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukoharjo, Sambutan Ibu Bupati Hj. Etik Suryani, Pencanangan Lokasi Pembangunan Klinik; Tausiyah; Penggalangan Dana; Penutup.
Acara dibuka dengan membaca bacaan Basmalah bersama-sama. Setelah itu Pembacaan Kalam Ilahi oleh petugas yang membacakan Surah Al-Baqoroh ayat 284-286. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Aisiyah yang dipimpin oleh petugas (dirigen). Berikutnya adalah Sambutan-sambutan sebagai berikut:
Sambutan Ibu Pimpinan Daerah Aisiyah Sukoharjo – Ibu Dr. Indiah Dewi Murni, M.Pd
Disampaikan bahwa Tabligh Akbar menupakan salah satu bagian dari kegiatan Aisiyah PDA Sukoharjo di bulan Romadhon. Kegiatan lainnya di Bulan Romadhon seperti Kegiatan Silaturrahmi ke Cabang-cabang Aisiyah yang mencakup 12 cabang di Sukoharjo, Perempuan Mengaji setiap Ahad/ Minggu Pagi, dll. Biasanya kegiatan Tabligh Akbar diselenggarakan di kota atau di Cabang (Kecamatan). Alasan pengambilan tempat kegiatan Tabligh Akbar kali ini di Dukuh Bancakan Desa Puhgogor Kecamatan Bendosari Kabupaten Sukoharjo adalah bahwa di tempat ini PDA Sukoharjo akan mendirikan klinik kesehatan pada suatu tanah wakaf seluas 529 m2 yang merupakan tanah wakaf dari Bapak Karsidi, M.Pd. Sejak bulan Oktober 2024 telah dimulai Pembangunan Tahap 1 Klinik Kesehatan ini yang merupakan pekerjaan pagar, jembatan, dan pengurukan. Setelah lebaran (1446 H) direncanakan akan dilanjutkan Pembangunan Tahap II yang merupakan pembangunan gedung untuk kliniknya. Kegiatan Tabligh Akbar di Dukuh Bancakan Desa Puhgogor Kecamatan Bendosari Sukoharjo ini juga merupakan kegiatan kulo nuwun (permisi), memperkenalkan diri kepada warga, dan kegiatan mohon doa restu utamanya kepada Ibu Bupati dan Forkompimda, Forkompimcam, para pejabat, dan warga masyarakat Puhgogor khususnya dan masyarakat Kecamatan Bendosari pada umumnya terkait akan dibangunnya klinik kesehatan di daerah ini. Disampaikan bahwa pendirian klinik kesehatan adalah upaya Aisiyah merealisasikan Visi Persyarikatan Muhammadiyah yang diantaranya mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya melului amal usaha pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu juga disampaikan bahwa Aisiyah menekankan tentang 7 karakter perempuan berkemajuan diantaranya adalah amaliah solikhah dan sifat inklusif. Pendirian Klinik Aisiyah ini dimaksudkan akan menjadi manifestasi dari amaliah sholikhah Aisiyah untuk masyarakat Sukoharjo khususnya masyarakat Puhgogor dan sekitarnya. Sementara Karakter inklusif maksudnya adalah bahwa Aisiyah terbuka untuk semuanya, dalam hal ini Aisiyah akan melayani semuanya. Dengan pendirian klinik kesehatan ini diharapkan fasilitas kesehatan masyarakat akan lebih baik. Melalui upaya kerja sama dengan pemerintah kecamatan, pemerintah daerah, dan puskesmas setempat diharapkan pendirian klinik akan bisa direalisasikan. Targetnya, tahun ini (2025) klinik sudah akan beroperasi.
Disampaikan oleh Ibu Pimpinan Daerah Aisiyah Sukoharjo – Ibu Dr. Indiah Dewi Murni, M.Pd bahwa Tabligh Akbar ini akan berisi pengajian, pentasarufan (penyaluran bantuan) berupa 150 bingkisan Romadhon untuk disampaikan kepada warga Puhgogor yang membutuhkan, dan penyaluran 150 bibit pohon buah-buahan untuk dibagikan kepada masyarakat. Disampaikan bahwa Ibu Bupati untuk memberikan sambutan, melakukan pencanangan lokasi klinik, dan menanam pohon di lokasi klinik. Penanaman pohon oleh Ibu Bupati serta distribusi bibit pohon kepada masyarakat adalah sebagai tanda bahwa Aisiyah juga peduli lingkungan
Sebagai akhir dari sambutan disampaikan oleh Ibu Indiah bahwa Pimpinan Daerah Aisiyah bersama seluruh warga Aisiyah di 12 Cabang berikut ranting-rantingnya di Sukoharjo bangga menjadi warga Sukoharjo, perwujudannya akan terus berpartisipasi dan mempunyai peran di Kabupaten Sukoharjo serta siap mendukung semua program pemerintah daerah.
Di hari ke-2 Romadhon mudah-mudahan Allah memberkati, memberikan rahmat kepada upaya ikhtiar ini dan kepada kita semua. Aamiin. Tutupnya.
Sambutan Ibu Bupati Sukoharjo – Ibu Hj. Etik Suryani
Ibu Bupati Sukoharjo Ibu Hj Etik Suryani menyampaikan Selamat menjalankan ibadah puasa 1446 H kepada semua umat muslim di Kabupaten Sukoharjo dan menyampaikan terima kasih kepada panitia serta semua pihak yang telah menyelenggarakan Tabligh Akbar ini, doanya “Mudah2an acara ini dari awal lancar sampai selesai dan membawa manfaat bagi kita semua. Aamin.”
Disampaikan oleh Ibu Bupati bahwa Tabligh Akbar ini tentunya memperkuat tali silaturrahim warga Aisiyah se Sukoharjo. Harapannya, mudah-mudahan Tabligh Akbar ini bisa membawa manfaat yang positif bagi kita di bulan Romadhon yakni bulan yang penuh karomah, bulan yang selalu ditunggu-tunggu. Lanjutnya mudah-mudahan puasa kita diterima Allah swt dan mendapatkan pahala yang setimpal serta ilmu yang didapat dari Tabligh Akbar ini bisa menambah ilmu,dan wawasan. Khusus untuk Ibu-ibu mudah-mudahan ilmunya bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dalam mendidik anak-anak, melayani suami, dan bermasyarakat.
Menurut Ibu Bupati, kegiatan Aisiyah dengan tema Aisiyah menebar kebaikan dan kepedulian sosial ini adalah sesuatu yang luar biasa. Pembangunan klinik di Dukuh Bancakan, Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari ini adalah sesuatu yang luar biasa karena kesehatan adalah kebutuhan dasar manusia selain pendidikan. Klinik ini nantinya diharapkan akan bermanfaat bagi masyarakat di Dukuh Bancakan yang jauh dari Puskesmas. Puskesmas Bendosari berada di belakang Kecamatan Bendosari (yang berjarak sekitar 11 km ke Dukuh Bancakan-red). Terdapat 1 Pustu di Puhgogor. Selaku pemerintah daerah Bupati menyampaikan terima kasih karena telah dibantu dalam melayani kesehatan di Dukuh Bancakan Desa Puhgogor. Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Pewakif tanah klinik Bapak Karsidi, M.Pd. “Mudah-mudahan pembangunannya bisa berjalan lancar, sukses, dan tepat waktu.” Katanya. Harapan Ibu Bupati mudah-mudahan seluruh warga masyarakat Bancakan sehat wal afiat. Diharapkan warga masyarakat tidak menunggu sakit baru berobat, tetapi sebelum sakit pun sudah periksa kesehatan seperti tensi, gula darah, kolesterol karena itu penting untuk mengetahui bahwa kita sehat. Bupati berpesan tentang pengaturan pola makan sehat untuk menjaga kesehatan.
Bupati menyampaikan terima kasih kepada Aisiyah yang telah membantu pemerintah memberikan layanan dasar berupa kesehatan. Bupati juga menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan untuk selalu dijaga, saling menghormati sehingga tercapai adem ayem guyup rukun. Bupati mengajak untuk bersama-sama membangun Sukoharjo. Ibu Bupati juga berpesan untuk bijak dalam bermedsos, “Kalau ada apa-apa tidak usah dimedsoskan, silakan menghadap Bu Etik (Bu Bupati) matur (menyampaikan) baik-baik,” Pinta Bu Etik. Kepada Muhammadiyah dan Aisiyah Bu Bupati menyampaikan “Mari kita bekerja sama membangun Sukoharjo yang lebih baik lagi, Sukoharjo yang makmur, adem ayem, baldatun Toyyibatun wa Robbun Ghofuur.” Demikian Ibu Bupati mengakhiri sambutan.
Tauziah oleh Ustadz Tardi
Ustadz Tardi menyampaikan pentingnya keharmonisan rumah tangga, pemahaman peran masing-masing di dalam keluarga, pentingnya nafkah yang halal untuk menumbuhkan generasi berikutnya, dan pentingnya menjalankan kaidah-kaidah agama.
Acara ditutup pada pukul 11.00 dengan membaca bacaan Hamdalah bersama-sama.
Kontributor: Siti Nuzilah – LPPA Sukoharjo